JAHE ITU KEMBALI KE PEMILIKNYA

GTA – Seluruh warga di Desa Banaran mayoritas adalah petani Jahe Gajah.

Ketika kita masuk wilayah kecamatan Tulung menuju tempat lokasi longsor dengan jalan perbukitan yang meliuk, udara segar pegunungan menyapa berhembus lewat jendela mobil tim relawan GTA..

Pertanian Jahe Gajah berada di ladang, perbukitan, di halaman rumahpun penuh dengan tanaman Jahe. Waktu tiba memanen Jahe Gajah adalah kegiatan warga Dusun Tangkil Desa Banaran sabtu pagi setelah malam harinya mengungsi di zona aman.

Awal pagi warga kembali menengok rumah, memberi makan ternak, memanen Jahe di ladang tanpa menkhawatirkan bukit besar yang sudah terlihat tanda-tanda terbelahnya tanah di atas bukit…

Ya bukit tiada rambut itu telah di sulap menjadi ladangJahe Gajah yang menggiurkan “bagaimana lagi yang kami punya hanya bertani diladang Jahe ini” ucap warga yang selamat…

Namun sekarang ladang jahe itu juga telah terkubur bersama pemiliknya.

Dan Allah Subhana Wa Ta’ala adalah pemilik itu sungguhnya.